Minggu, 01 Januari 2017

Uhuuuuuuy…
This is my first blog story. Kali ini saya mau deskripsiin beberapa tempat waktu saya liburan bareng keluarga ke 
 JTHAILANDJ

Bulan November kemarin saya berkesempatan untuk liburan ke Thailand selama 4D3N yaitu tanggal 20 – 23 November 2016. Untuk tiket pesawat, sebenernya kami sudah booking dari beberapa bulan sebelumnya. Bahkan tiket ke  Thailand ini diambil saat ada promo. Kami pergi ber4, saya (Lian), Pak (Ayah saya), Nde (Ibu saya), dan Dimas (my lil Bro).

Beberapa bulan sebelum keberangkatan, tentunya saya sudah mulai searching destinasi favorit , dan tentunya makanan favorit juga hehe plus apa aja sih yang menarik disana. Hal ini penting banget dilakuin, supaya seenggaknya kita gak kebingungan ketika disana dan tentunya perjalanan kita jadi lebih terencana dan teratur.

Pada akhirnya, kami memilih untuk mengambil private tour selama bepergian kesana karena satupun dari kami belum pernah explore Thailand (sebenernya Pak dan Nde udah pernah ke Thailand, tapi gak sampe ke Bangkok waktu itu). Kami ambil tour Bangkok – HuaHin. Why HuaHin?  Karena saya penasaran sama orang – orang yang foto di Santorini Parknya hehe, dan setelah bilang pengen banget kesana, akhirnya disetujuin untuk tour ke HuaHin.

And at the day, kami berangkat dari CGK pukul 06.55 WIB dan tiba di DMK pukul 10.45 waktu setempat. Bangkok dan Jakarta tidak ada perbedaan waktu. Sesampainya di DMK, kami disambut oleh Mr. Suthep sebagai guide kami selama tour 4 hari. Beliau orang Thailand asli, but he is good enough in Bahasa. So, gak ada kendala sama sekali untuk berkomunikasi dengan beliau.

Oh iya, berikut adalah destinasi kami selama di Bangkok - Huahin:
Day 1: Maxx Hotel, Cathucak Market
Day 2: Damnuen Saduak Floating Market, Wat Huay Mongkol, Ratchapakdi King's Memorial Park, Huahin Night Market, Hin Nam Hotel
Day 3: Santorini Park, Gems Factory, Honey Bee, MBK Mall, Platinum Mall, Dinner Cruise
Day 4: Transfer to Airport

Maxx Hotel, Bangkok
Hari pertama, kami menginap di Maxx Hotel. Hotel ini tebilang cukup bagus karena fasilitasnya lengkap (Wifi, Traditional Massage, Swimming Pool). Selain itu, hotel ini terletak di pinggir jalan besar. Jadi bakal gampang untuk dapetin Taxi. Breakfast yang mereka sediain puas deh, karena menu buffetnya banyak dan rasanya cocok dengan lidah kami hehe. Hanya disayangkan orang hotelnya kurang mahir dalam berbahasa Inggris huhu. Oh iya, berhubung waktu itu hari pertama kami berencana ke Chatuchak Market, kami memilih Taxi sebagai transportasi kami ke sana. Argo berjalan dari Maxx Hotel menuju Chatuchak Market adalah 100THB atau sekitar 40rb rupiah. Cukup terjangkau kalau dihitung - hitung untuk kami melakukan perjalanan ber4 dengan Taxi

Di depan banner Maxx Hotel, Bangkok
Chatuchak Market
Seriusan tempat ini luas banget (sekitar 11 hektar) dan terdiri dari banyak banget kios mulai dari penjual pakaian, snack, kebutuhan rumah, pernak – pernik, souvenir, sepatu, apalagi ya.. kayanya sih serba ada disini hehe. Chatuchak Market buka setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 09.00 - 24.00. Saat di Catuchak, saya sempat untuk membeli pakaian, snack khas Thailand, tas, dan sempat nyobain streetfoodnya juga disana.
Menikmati Iced Thai Tea di Chatuchak Market
Selesai liat - liat di Chatuchak Market
Harga disini terbilang murah. Kita bebas nawar kok, tapi ya semakin banyak kita ambil barang, akan semakin dia turunin juga harganya. Mengenai bahasa, beberapa penjual disini ada yang bisa berbahasa Inggris (meskipun sedikit ya seenggaknya bisa saling mengerti) tapi ada juga yang ga bisa bahasa Inggris.
Untungnya penjual menyiapkan kalkulator untuk mereka bisa nunjukin harganya ke kita hehe




Tips:
  • Kalau belanjanya rame – rame dan mencar, lebih baik janjian di suatu tempat untuk kumpul lagi. Berhubung Catuchak ini luas dan crowded, mengingat dan menentukan satu titik untuk ketemu itu penting banget
  • Beli barang diatas 3 item tentunya akan mempermudah kamu untuk dapetin potongan harga. Mending cari temen untuk beli bareng kalau kamu cuman mau beli 1 atau 2 item aja
  • Pakailah pakaian yang nyaman dan adem. Karena disana cukup gerah, apalagi kalau kamu gak bisa diem kalau udah pengen belanja hehe
  • Coba deh bandingin dulu harga barang yang sama dari kios yang berbeda, jangan cepat ambil keputusan. Karena biasanya bakal ada kios yang ngejual barang yang sama dengan kios lain tapi dengan harga yang berbedaProvinsi Ratchaburi, sekitar 110 km dari Bangkok
Damnuen Saduak Floating Market
Penjual makanan di Floating Market
Hari kedua setelah check out dari Maxx Hotel, kami beranjak menuju Damnuen Saduak Floating Market. Damnuen Saduak Floating  Market ini berada di Provinsi Ratchaburi, sekitar 110 km dari Bangkok. Kami menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan menggunakan mobil van.
Sesampainya di Damnuen Saduak Floating Market, kami segera naik perahu mesin kecil. Dalam perahu kami saat itu ada 6 orang (kami sekeluarga, guide, dan pengendali perahu).
Menyusuri sungai dari atas perahu
Ramainya pengunjung


Kami naik perahu menyusuri sungai kecil yang dipinggirnya adalah rumah masyarakat bentuknya kayak rumah panggung. Meskipun air sungainya berwarna kecoklatan, namun jarang terlihat sampah di sungai tersebut. Akhirnya sampailah kami di pasar terapung/ floating market.





Damnuen Saduak sangat ramai dengan pengunjung dan penjual. Mulai dari penjual pakaian khas Thailand (songket Thailand, Celana Muay Thai), berbagai souvenir, makanan dan cemilan khas Thailand. Setelah puas melihat - lihat, kamipun berjalan kaki menuju tempat mobil parkir untuk kembali melanjutkan perjalanan dihari itu
Wat Huay Mongkol




Wat Huay Mongkol adalah candi di daerah Huahin yang terdapat patung seorang biksu bernama Huay Mongkol.

Waktu sampai disini, saya banyak melihat orang yang sedang berdoa didekat candi. Sehingga suasana disini cukup tenang dan khusuk.

Kawasan disini memiliki beberapa Candi kecil yang bisa dikunjungi. Dan ada beberapa bagian yang ada batas sucinya pada candi, jadi harus lepas alas kaki.

Saya lebih banyak menikmati pemandangan disini dan mengabadikannya dalam foto.




Santorini Park
Akhirnya sampai di Santorini Park
Santorini Park menjadi salah satu destinasi yang paling saya ingin kunjungi hoho

Sesuai dengan namanya, Santorini Park ini seakan menyajikan bangunan - bangunan seperti di Santorini, Hanya saja Santorini yang satu ini terletak di Huahin, Thailand hehe. 

Santorini Park sangat nyaman dikunjungi bersama keluarga, teman, pacar, pacarnya teman, mantan. Banyak banget spot keren yang bisa dijadiin tempat hunting foto.
Foto didepan Bianglala raksasa


Selain bangunannya yang indah, didalam Santorini Park ini tersedia penginapan, area belanja, restaurant, mini carousel, dan ada bianglala yang cukup besar didalamnya.

Setiap pengunjung yang bukan WN asli Thailand/ turis akan dikenakan biaya masuk 150 THB/ orang dan untuk WN Thailand akan dikenakan biaya masuk 50 THB/ orang.

Pak dan Nde mau foto ala - ala prewedding















Tips:
  • Siapkan kameramu untuk mengabadikan tiap - tiap spot keren disana
  • Usahakan untuk kesini tidak terburu - buru, supaya bisa menikmati tiap fasilitas yang ada pada Santorini Park
Bangkok Dinner Cruise
Selain Santorini Park, salah satu destinasi yang pengen banget saya  kunjungin adalah Bangkok Dinner Cruise. Berawal dari liat blog orang dan juga review orang mengenai Dinner Cruise di Bangkok, destinasi ini langsung menarik hati saya untuk memilihnya menjadi kunjungan wajib.
4 Tiket Dinner Cruise
Cruise yang kami naiki








Sebenernya Dinner Cruise ini gak masuk dalam itinerary paket tour kami, tapi berhubung kami menggunakan private tour (mungkin ini salah satu keuntungan private tour dibanding group tour) akhirnya kami bisa negosiasi dan mengubah sedikit itinerary kami untuk mengunjungi tempat ini.

Mejanyaaa
Ketika sampai di Chao Phraya, kami disambut oleh mbak- mbak (beneran mbak – mbak) yang memakai pakaian khas Thailand, dan kemudian kami disematkan bunga anggrek dan diberikan sticker yang menandakan bahwa kami mengikuti Dinner Cruise ini.
Sekitar setengah jam kami menunggu, akhirnya kami diarahkan untuk masuk ke Cruise kami yang bernama Princess Chao Phraya Cruise. Cruise ini terbilang cukup besar, dapat menampung sekitar lebih dari 100 orang. Kami diarahkan menuju meja kami, di meja sudah tersedia air mineral, welcome drink, dan potato chips. Dan yang membuat meja jadi lebih indah, mereka menaruh setangkai mawar merah hidup dan satu lampu meja dengan cahaya yang redup. Beruntungnya kami ber4 mendapat meja di pinggir Cruise, sehingga spot fotonya jadi lebih bagus dibanding meja yang letaknya lebih condong ke dalam.
Kami duduk dipinggir Cruisenya
Antrian Buffet
Beberapa menit setelah kapal menjauh dari persandarannya, setiap pengunjung langsung kearah buffet. Ya, makanan yang disajikan di Dinner Cruise ini dalam bentuk buffet. Bagaimana menunya? Super duper banyaaaak dan rasanya sih ngena. Menunya mulai dari nasi putih, nasi goreng, beef, chicken, seafood, spaghetti, sushi, pudding, slice cake, dan fresh fruit
Dimas in action



Hidangan Buffet




Pak dan Nde sangat menikmati hidangan dan suasana disana









Sepanjang penyusuran, terlihat begitu indah pemandangan lampu – lampu di Bangkok yang bisa kami nikmati.
Sekitar satu setengah jam kami menyusuri Chao Phraya, akhirnya Cruise bersandar lagi ditempat kami naik Cruise tadi.
Pengalaman kami di Bangkok Dinner Cruise sangatlah berkesan dan takkan terlupakan. Berikut beberapa tips yang bisa saya berikan kalau kalian mau mencoba Bangkok Dinner Cruise:
  • Pilihlah tempat penjualan tiket Dinner Cruise yang terjamin. Kalau minta dari travel selama kita disana sih sepertinya sudah pasti terjamin. Kalau mau pesan secara online, coba dilihat di www.hotel2thailand.com. Saya sempat melihat review orang Indonesia juga yang memesan lewat hotel2thailand
  • Pastikan jam Dinner Cruise yang telah kita pilih, dan usahakan untuk datang tepat waktu
  • Kalau udah duduk di tempat yang telah tersedia untuk kita, jangan sekali – kali tinggalin barang kita dimeja atau kursi ketika kita mau ambil makan di buffet. Karena kita kan gak tau siapa dan bagaimana orang – orang yang ada disekitar kita saat itu
  • Ambillah makanan secukupnya. Makanan di buffetnya gak bakal habis kok trus kalau emang nanti kurang kan bisa ambil lagi,  sedih aja ngeliat makanan pengunjungnya yang masih sisa banyak di piring L
_________________________________________________________________________________

Di pos berikutnya, saya akan membahas lagi mengenai perjalanan selama di Bangkok - Huahin. Semoga blog ini bisa membantu teman -  teman sekalian yang sedang mencari info yang berkaitan dengan tulisan ini
Pertanyaan dan saran pun saya terima di blog ini
Terima kasih, Kha Pun Ka
JJJ